Ruminesia – Pernah nggak sih masuk tol dengan perasaan tenang karena yakin bisa mengisi bensin di rest area kapan saja, lalu tiba-tiba mulai panik saat jarum bahan bakar terus turun? Kalau kamu sedang mencari jawaban isi bensin di rest area mana di Tol Palembang–Bandar Lampung, saya juga pernah berada dalam situasi yang sama saat melakukan perjalanan menuju Bandar Lampung.
Awalnya saya mengira SPBU di rest area Tol Trans Sumatera cukup mudah ditemukan. Namun, di perjalanan, beberapa rest area yang saya temui ternyata tidak memiliki SPBU aktif. Momen seperti ini mengingatkan bahwa dalam perjalanan jauh, asumsi kecil kadang bisa berubah menjadi keputusan yang cukup menentukan.
Dari pengalaman tersebut, saya menemukan satu rest area yang benar-benar bisa digunakan untuk mengisi bahan bakar dan menyadari beberapa hal penting yang sering luput dari perhatian pengendara. Artikel ini akan membahas titik rest area tersebut, pengalaman di lapangan, serta beberapa pelajaran yang mungkin bisa membuat perjalananmu lebih tenang dan terencana.
Key Highlight
- Key Highlights
- SPBU yang berhasil digunakan berada di Rest Area KM 215 A arah Bandar Lampung.
- Jangan mengandalkan semua rest area untuk mengisi BBM selama perjalanan.
- Tiga rest area pertama dari arah Palembang tidak memiliki SPBU yang beroperasi.
- Jika bensin menipis, kamu bisa keluar di Exit Tol Simpang Pematang/Mesuji KM 239.
- Tersedia Petrashop dekat gerbang keluar sebagai alternatif pengisian bahan bakar.
- Isi bahan bakar penuh sebelum masuk tol untuk mengurangi risiko kehabisan BBM.
Isi Bensin di Rest Area Mana di Tol Palembang–Bandar Lampung?
Kalau kamu sedang mencari informasi isi bensin di rest area mana di tol Palembang–Bandar Lampung, pengalaman perjalanan saya saat mudik Iduladha pada 30 Mei 2026 mungkin bisa jadi referensi.
Pengalaman Mudik Bandar Lampung – Bangka Belitung:

Saat itu saya melakukan perjalanan dari Palembang menuju Bandar Lampung dengan tujuan keluar di Gerbang Tol Natar. Awalnya saya cukup percaya diri karena mengira akan mudah menemukan SPBU di rest area sepanjang ruas Tol Trans Sumatera. Karena itulah saya tidak mengisi bahan bakar penuh sebelum masuk tol.
Sayangnya, keputusan tersebut hampir menjadi masalah.
Beberapa Rest Area yang Saya Temui Tidak Memiliki SPBU Aktif
Sebelum menemukan tempat untuk mengisi bensin, saya sempat berhenti atau melewati tiga rest area. Sayangnya, tidak ada satu pun yang bisa saya gunakan untuk mengisi bahan bakar.
- Rest area pertama tidak memiliki SPBU sama sekali.
- Rest area kedua memiliki area SPBU yang tidak beroperasi, tetapi tersedia SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum).
- Rest area ketiga juga memiliki area SPBU yang tidak beroperasi.
Karena bahan bakar mulai menipis, saya akhirnya memutuskan keluar tol melalui Exit Tol Simpang Pematang/Mesuji (KM 239) untuk mencari bensin di luar ruas tol.
Sempat Berencana Isi di Petrashop
Tidak jauh dari gerbang tol, saya menemukan Petrashop yang buka 24 jam. Awalnya saya berencana mengisi Pertamax di sana agar bisa melanjutkan perjalanan dengan tenang.
Sayangnya, saat itu stok Pertamax sedang habis. Tepat di depan Petrashop tersebut terdapat penjual bensin eceran, sehingga saya memutuskan membeli sekitar 10 liter sebagai cadangan agar bisa kembali masuk tol. Saat itu harga bensin eceran yang saya beli sekitar Rp2.500 per liter lebih mahal dibanding harga resmi Pertamina.
Berhasil Isi Bensin di Rest Area KM 215 A
Setelah kembali masuk ke jalan tol, saya melanjutkan perjalanan hingga menemukan SPBU yang beroperasi di Rest Area KM 215 A. Di sinilah saya akhirnya mengisi bensin dengan normal sebelum melanjutkan perjalanan menuju Bandar Lampung.
Setelah mengisi bahan bakar di KM 215 A, saya tidak lagi berhenti di rest area hingga keluar melalui Gerbang Tol Natar. Karena itu, saya tidak bisa memastikan apakah SPBU di rest area setelah KM 215 A beroperasi atau tidak saat perjalanan tersebut berlangsung.
Biaya Tol Palembang – Bandar Lampung
Berdasarkan pengalaman saya saat perjalanan dari Bandar Lampung ke Palembang, pembayaran tol dilakukan dalam dua kali transaksi, yaitu di Gerbang Tol Kayuagung dan saat keluar menuju Palembang. Total biaya tol Palembang – Bandar Lampung yang saya keluarkan dari Gerbang Tol Natar hingga Kayuagung sekitar Rp330 ribuan, ditambah sekitar Rp50 ribu dari Kayuagung menuju Palembang.
Menariknya, biaya tersebut terasa lebih murah dibandingkan dengan pengalaman mudik sekitar tiga tahun sebelumnya yang hampir mencapai Rp600 ribu hingga Gerbang Tol Palembang.
Untuk perjalanan pulang, biaya tol sedikit lebih mahal, sekitar Rp20–30 ribu, karena saya sempat keluar melalui Exit Tol Simpang Pematang/Mesuji untuk mencari bahan bakar sebelum melanjutkan perjalanan.
Daftar Rest Area Tol Palembang – Bandar Lampung
Berdasarkan data resmi pengelola jalan tol, terdapat beberapa rest area Tipe A yang tersebar di ruas Tol Palembang – Bandar Lampung arah Bandar Lampung. Rest area ini umumnya menyediakan fasilitas seperti toilet, masjid, area makan, minimarket, hingga SPBU.
Meski demikian, kondisi dan operasional fasilitas dapat berubah sewaktu-waktu. Berdasarkan pengalaman perjalanan saya pada 30 Mei 2026, tidak semua rest area yang saya temui memiliki SPBU yang bisa digunakan. Karena itu, jika tujuan utama kamu adalah mencari tempat mengisi bahan bakar, saya sarankan membaca juga pengalaman saya sebelumnya.
Berikut daftar rest area Tol Palembang – Bandar Lampung yang tersedia di jalur arah Bandar Lampung:
- KM 311 A (Tipe A)
- KM 277 A (Tipe A)
- KM 234 A (Tipe A)
- KM 215 A (Tipe A)
- KM 172 A (Tipe A)
- KM 116 A (Tipe A)
- KM 87 A (Tipe A)
Catatan:
Pada perjalanan saya menuju Bandar Lampung, SPBU yang berhasil saya gunakan berada di Rest Area KM 215 A. Saya tidak mampir lagi ke rest area setelah titik tersebut hingga keluar di Gerbang Tol Natar, sehingga tidak dapat memastikan kondisi SPBU di rest area lainnya saat itu.
Daftar Pintu Exit Tol Palembang – Bandar Lampung
Jika kamu melakukan perjalanan dari Palembang menuju Bandar Lampung, mengetahui daftar pintu exit tol Palembang – Bandar Lampung bisa membantu menentukan gerbang keluar yang paling dekat dengan tujuan. Selain menghemat waktu, informasi ini juga berguna untuk merencanakan perjalanan, termasuk saat mencari tempat istirahat atau alternatif jika terjadi kendala di perjalanan.
- Exit Tol Kayuagung (KM 329): Keluar di sini jika tujuanmu berada di Kota Kayuagung dan sekitarnya. Ini merupakan salah satu gerbang tol pertama yang akan ditemui setelah meninggalkan Palembang.
- Exit Tol Simpang Pematang / Mesuji (KM 239): Cocok untuk menuju Kabupaten Mesuji dan kawasan Pematang Panggang. Saya sendiri sempat keluar di gerbang ini saat mencari bahan bakar karena bensin mulai menipis.
- Exit Tol Way Kenanga / Barat (KM 218): Gunakan pintu keluar ini jika tujuanmu berada di Way Serdang atau sekitar Simpang Asahan. Lokasinya cukup strategis untuk mengakses wilayah Lampung bagian barat.
- Exit Tol Lambu Kibang (KM 202): Pilihan yang tepat untuk menuju Banjar Agung dan Unit 2. Pastikan kamu keluar di sini agar tidak perlu memutar terlalu jauh.
- Exit Tol Menggala (KM 184): Jika tujuanmu Panaragan atau wilayah Tulang Bawang, exit ini bisa menjadi akses tercepat. Banyak pengendara yang menggunakan gerbang ini untuk menuju kawasan tersebut.
- Exit Tol Gunung Batin (KM 166): Keluar di sini untuk mengakses wilayah Gunung Batin dan sekitarnya. Cocok jika tujuanmu berada di Lampung Tengah bagian utara.
- Exit Tol Terbanggi Besar (KM 140): Salah satu pintu keluar penting menuju Terbanggi Besar, Bandar Jaya, dan Kotabumi. Gerbang ini juga sering digunakan sebagai titik transit sebelum melanjutkan perjalanan ke berbagai kota di Lampung.
- Exit Tol Gunung Sugih (KM 131): Gunakan exit ini jika tujuanmu berada di Gunung Sugih atau wilayah Lampung Tengah. Lokasinya cukup dekat dengan pusat aktivitas pemerintahan daerah.
- Exit Tol Tegineneng / Metro (KM 108): Pilihan terbaik jika ingin menuju Kota Metro atau Sukadana. Keluar dari sini biasanya lebih efisien dibandingkan melanjutkan ke Bandar Lampung terlebih dahulu.
- Exit Tol Natar (KM 95): Cocok untuk menuju Bandara Radin Inten II dan kawasan Natar. Saya sendiri keluar melalui gerbang ini saat perjalanan menuju Bandar Lampung.
- Exit Tol Itera / Kota Baru (KM 79): Ini merupakan salah satu pintu masuk utama menuju Kota Bandar Lampung. Gunakan exit ini jika tujuanmu berada di pusat kota, kawasan Kedaton, Sukarame, Kompleks Pemprov Lampung, atau area sekitar Kampus ITERA.
Tips Perjalanan Bandar Lampung ke Palembang
Perjalanan dari Bandar Lampung ke Palembang sebenarnya cukup nyaman karena sebagian besar jalurnya sudah terhubung dengan tol. Namun, berdasarkan pengalaman saya bolak-balik di rute ini, ada beberapa hal yang sering dianggap sepele, padahal bisa sangat membantu perjalanan tetap lancar.
- Isi Full Tank Sebelum Masuk Tol: Jangan terlalu mengandalkan SPBU di rest area. Berdasarkan pengalaman saya, tidak semua SPBU di jalur tol beroperasi atau memiliki stok BBM yang tersedia saat dibutuhkan.
- Isi Pertamax Sebelum Masuk Palembang: Jika kamu menggunakan Pertamax, sebaiknya isi penuh sebelum tiba di Palembang. Beberapa kali saya menemukan SPBU yang kehabisan stok Pertamax, terutama saat periode libur atau arus mudik.
- Siapkan Cadangan Bensin di Mobil: Kalau sering bepergian jarak jauh, pertimbangkan membawa jeriken cadangan berisi sekitar 5 liter bensin. Mudah-mudahan tidak terpakai, tetapi saat kondisi darurat, cadangan ini bisa sangat membantu.
- Jangan asumsikan SPBU dan minimarket buka 24 jam: Banyak orang mengira semua fasilitas rest area beroperasi sepanjang hari. Padahal saat saya berangkat dari Lampung sekitar pukul 20.00, ada SPBU rest area arah Palembang yang sudah tutup ketika saya mampir sekitar pukul 22.00.
- Manfaatkan Rest Area untuk Istirahat Jika Terlalu Dini Hari: Jika waktu tempuh membuatmu tiba di sekitar Kayuagung atau Palembang pada tengah malam hingga dini hari, lebih baik beristirahat sejenak di rest area. Saya sendiri pernah disarankan untuk tidur beberapa jam di Rest Area KM 311 sebelum melanjutkan perjalanan ke Palembang agar perjalanan terasa lebih aman dan nyaman.
- Jangan Menunggu Indikator Bensin Terlalu Rendah: Banyak pengendara baru mulai mencari SPBU saat bensin hampir habis. Dari pengalaman saya, lebih aman mulai mencari tempat isi bahan bakar saat indikator masih tersisa seperempat tangki agar tidak terburu-buru mengambil keputusan.
Pertanyaan Terkait Topik Tol Palembang Lampung
Masih punya pertanyaan seputar perjalanan di Tol Palembang–Lampung? Berikut beberapa pertanyaan yang paling sering dicari beserta jawabannya.
1. Berapa jam waktu tempuh Palembang ke Lampung lewat tol?
Dalam kondisi lalu lintas lancar, perjalanan dari Palembang ke Bandar Lampung biasanya memakan waktu sekitar 3,5–4 jam. Waktu tempuh bisa lebih lama jika ada kepadatan lalu lintas, cuaca buruk, atau beberapa kali berhenti di rest area.
2. Berapa tarif Tol Palembang–Lampung untuk mobil pribadi?
Tarif tol Palembang–Lampung untuk mobil pribadi (Golongan I) umumnya berada di kisaran Rp350 ribu hingga Rp410 ribu. Besarnya biaya tergantung gerbang masuk dan gerbang keluar yang digunakan.
3. Apa saja ruas tol yang menghubungkan Palembang dan Lampung?
Rute ini terdiri dari tiga ruas utama:
- Tol Kayuagung–Palembang (Kramasan)
- Tol Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayuagung
- Tol Bakauheni–Terbanggi Besar
Ketiga ruas tersebut terhubung langsung sebagai bagian dari Jalan Tol Trans Sumatera.
4. Di mana lokasi rest area di Tol Palembang–Lampung?
Beberapa rest area yang tersedia di arah Bandar Lampung antara lain:
- KM 311 A
- KM 277 A
- KM 234 A
- KM 215 A
- KM 172 A
- KM 116 A
- KM 87 A
Fasilitas dan operasional SPBU dapat berubah sewaktu-waktu, sehingga sebaiknya tidak hanya mengandalkan satu titik pengisian BBM.
Jika tujuanmu Kota Bandar Lampung, pilihan yang paling umum adalah keluar melalui Gerbang Tol Natar atau Gerbang Tol Itera/Kota Baru. Pilih gerbang yang paling dekat dengan lokasi tujuan agar perjalanan lebih efisien.
6. Apakah Tol Palembang–Lampung aman dilalui malam hari?
Secara umum, aman karena terdapat patroli dan layanan darurat selama 24 jam. Namun, pengemudi tetap perlu waspada terhadap rasa kantuk karena banyak ruas jalan yang panjang dan relatif sepi.
7. Bagaimana cara cek tarif Tol Palembang–Lampung terbaru?
Cara termudah untuk mengecek tarif terbaru:
• Gunakan aplikasi Travoy
• Cek situs resmi BPJT
• Lihat estimasi biaya tol di Google Maps
Pastikan selalu mengecek tarif terbaru sebelum berangkat.
8. Mobil pribadi masuk golongan kendaraan berapa?
Mobil pribadi termasuk kendaraan Golongan I. Kategori ini mencakup sedan, MPV, SUV, jip, dan pikap ringan yang umum digunakan untuk perjalanan pribadi.
9. Gerbang tol mana yang paling dekat dengan Pelabuhan Bakauheni?
Jika ingin menyeberang ke Pulau Jawa, perjalanan biasanya berakhir di Gerbang Tol Bakauheni Selatan. Dari sana, kamu dapat langsung melanjutkan perjalanan menuju Pelabuhan Bakauheni.
10. Kenapa kartu e-toll bisa muncul status expired?
Biasanya hal ini terjadi karena durasi perjalanan melebihi batas waktu normal yang ditetapkan sistem tol. Jika mengalami kondisi tersebut, hubungi petugas melalui tombol bantuan di gerbang keluar untuk mendapatkan bantuan.
Penutup
Pada akhirnya, pertanyaan: Isi bensin di rest area mana di Tol Palembang–Bandar Lampung? Ternyata tidak sesederhana melihat daftar rest area yang tersedia. Dari pengalaman perjalanan ini, saya belajar bahwa keberadaan SPBU di atas kertas belum tentu sama dengan kondisi yang ditemui di lapangan. Karena itu, sedikit persiapan sebelum berangkat bisa membuat perjalanan jauh terasa jauh lebih tenang.
Kalau dipikir-pikir, salah satu tantangan perjalanan darat bukan hanya soal jarak tempuh, tetapi juga soal mengelola hal-hal kecil yang sering dianggap sepele. Mengisi bahan bakar sebelum masuk tol mungkin terdengar sederhana, tetapi keputusan kecil seperti itulah yang bisa menghindarkan kita dari situasi tidak nyaman di tengah perjalanan.
Mungkin kamu juga pernah mengalami kesulitan mencari SPBU di ruas Tol Trans Sumatera atau menemukan kondisi berbeda di rest area yang sama. Kalau punya pengalaman, informasi terbaru, atau tips perjalanan Palembang–Lampung lainnya, jangan ragu untuk berbagi di kolom komentar agar bisa membantu pengendara lain yang akan melintasi rute ini.



