Ruminesia – Kontroversi Teach You a Lesson menjadi salah satu alasan mengapa drama Korea ini langsung menyita perhatian sejak perilisannya. Di satu sisi, banyak penonton penasaran karena mengangkat isu bullying dan dunia pendidikan. Di sisi lain, tidak sedikit yang mempertanyakan mengapa serial ini menuai protes bahkan sebelum resmi tayang.
Kebingungan biasanya muncul karena kontroversi tidak hanya berasal dari versi drama, tetapi juga dari webtoon Get Schooled yang menjadi sumber adaptasinya. Mulai dari tuduhan rasisme, misogini, hingga glorifikasi kekerasan, berbagai isu tersebut memicu perdebatan panjang dan membuat respons publik terbelah antara pendukung dan penentang.
Agar tidak hanya mengikuti potongan informasi yang beredar di media sosial, penting untuk memahami kronologi serta akar permasalahan yang memicu kontroversi ini. Dengan begitu, Anda bisa melihat secara lebih utuh mengapa Teach You a Lesson menjadi salah satu drama Korea yang paling banyak diperbincangkan pada 2026.
Key Highlights
- Pahami bahwa kontroversi berawal dari webtoon Get Schooled, bukan hanya dramanya.
- Isu rasisme menjadi pemicu utama penarikan webtoon dari pasar Amerika Utara.
- Kritik juga menyoroti penggambaran feminisme dan penggunaan kekerasan sebagai solusi.
- Cek perbedaan antara versi webtoon dan drama sebelum menarik kesimpulan.
- Hindari hanya mengandalkan potongan video atau unggahan media sosial sebagai referensi.
Kontroversi Teach You a Lesson yang Memicu Perdebatan

Meski baru tayang di Netflix pada 5 Juni 2026, Kontroversi Teach You a Lesson sebenarnya sudah muncul jauh sebelum drama ini diproduksi. Akar permasalahannya berasal dari webtoon Get Schooled (Chamgyoyuk) yang menjadi sumber adaptasi.
Sejak masih dalam bentuk webtoon, karya ini menuai kritik dari berbagai pihak hingga sempat ditarik dari platform global. Berikut beberapa isu yang paling banyak dibahas.
1. Isu Rasisme dalam Webtoon Asli
Kontroversi terbesar muncul pada Episode 125 webtoon yang terbit pada 2023.
Dalam cerita tersebut, seorang siswa keturunan campuran kulit hitam-Korea digambarkan sebagai pelaku perundungan. Situasi semakin memicu kritik ketika seorang pengawas sekolah menggunakan hinaan rasial yang sangat sensitif (N-word) untuk “mengajari” karakter tersebut.
Dampaknya cukup besar, antara lain:
- WEBTOON menarik serial ini dari pasar Amerika Utara secara permanen.
- Platform tersebut juga menyampaikan permintaan maaf kepada pembaca.
- Versi Korea sempat dihentikan sementara (hiatus) sebelum akhirnya dilanjutkan.
Banyak pembaca internasional menilai penggambaran tersebut memperkuat stereotip rasial dan dianggap melegitimasi tindakan diskriminatif.
2. Tuduhan Misogini dan Penggambaran Feminisme
Kontroversi lain muncul pada Episode 42 webtoon.
Ceritanya menampilkan seorang guru perempuan yang mengajarkan feminisme kepada murid-muridnya. Namun, karakter tersebut digambarkan sebagai sosok manipulatif dan menjadi antagonis. Konfliknya berakhir ketika tokoh utama laki-laki menampar sang guru untuk menghentikan tindakannya.
Adegan ini menuai kritik karena dianggap:
- menggambarkan gerakan feminisme secara negatif;
- melegitimasi kekerasan terhadap perempuan sebagai penyelesaian konflik; dan
- memperkuat narasi yang dinilai anti-kesetaraan gender.
3. Kritik terhadap Penggunaan Kekerasan
Tema utama Teach You a Lesson juga menjadi sorotan karena mengangkat badan khusus pemerintah yang menyelesaikan masalah sekolah melalui intimidasi dan kekerasan fisik.
Padahal, hukuman fisik di sekolah telah dilarang di Korea Selatan. Karena itu, sejumlah pihak menilai serial ini memberikan pesan yang keliru, seolah kekerasan merupakan solusi paling efektif untuk mengatasi bullying, guru bermasalah, maupun orang tua yang melakukan kekerasan.
Di sisi lain, sebagian penonton berpendapat pendekatan tersebut hanya merupakan bentuk dramatisasi yang menggambarkan frustrasi terhadap kasus perundungan yang sulit diselesaikan melalui jalur biasa.
4. Protes Serikat Guru Korea
Penolakan terhadap drama ini juga datang dari Korean Teachers and Education Workers Union. Sebelum serial dirilis, serikat guru tersebut melakukan berbagai aksi, seperti:
- mengajukan protes resmi kepada Netflix Korea;
- menggalang petisi dan tanda tangan; serta
- Menggelar demonstrasi untuk meminta penundaan atau pembatalan penayangan.
Mereka menilai cerita Teach You a Lesson berpotensi menormalisasi hukuman fisik dan pendekatan otoriter dalam dunia pendidikan.
5. Boikot Penggemar dan Pergantian Pemeran Utama
Saat proyek adaptasi diumumkan pada 2024, aktor Kim Nam-gil sempat dipertimbangkan sebagai pemeran utama, Na Hwa-jin.
Namun, banyak penggemarnya meminta agar ia menolak peran tersebut karena reputasi kontroversial webtoon aslinya. Kim Nam-gil akhirnya memilih mundur dengan alasan tidak ingin terlibat dalam proyek yang berpotensi melukai banyak pihak.
Peran tersebut kemudian diberikan kepada Kim Mu-yeol, yang akhirnya memimpin jajaran pemeran dalam versi drama.
Apakah Drama Netflix Mengalami Perubahan?
Meskipun diadaptasi dari webtoon yang kontroversial, versi drama Netflix diketahui mengurangi atau menghapus sejumlah adegan yang sebelumnya menuai kritik, terutama yang berkaitan dengan isu rasisme dan materi yang dianggap paling sensitif.
Namun, perubahan tersebut tidak sepenuhnya menghilangkan perdebatan. Sebagian penonton tetap memilih memboikot serial ini karena menganggap adaptasinya masih membawa nama dan konsep dari karya asli yang telah menuai banyak kontroversi.
Pada akhirnya, Kontroversi Teach You a Lesson bukan hanya dipicu oleh isi dramanya, tetapi juga oleh reputasi webtoon yang menjadi sumber cerita. Karena itu, respons publik terhadap serial ini masih terbelah antara mereka yang mengapresiasi upaya adaptasi dan mereka yang tetap menolak karya tersebut karena sejarah kontroversinya.
Baca Juga:
Pertanyaan Terkait Teach You a Lesson
Berikut pertanyaan terkait Teach You a Lesson yang disusun dengan gaya ringkas, praktis, dan mudah dipahami. Setiap jawaban dirancang untuk menjawab pertanyaan yang paling sering dicari pengguna.
1. Apa itu Teach You a Lesson?
Teach You a Lesson adalah drama Korea yang mengangkat tema pendidikan, perundungan, dan keadilan di lingkungan sekolah. Ceritanya berfokus pada upaya menangani berbagai masalah sosial yang sering terjadi di dunia pendidikan.
2. Siapa pemeran utama Teach You a Lesson?
Pemeran utama Teach You a Lesson berperan sebagai sosok yang bertugas menangani kasus-kasus pelanggaran di sekolah. Karakternya dikenal tegas, berani, dan sering mengambil tindakan yang tidak biasa untuk menyelesaikan masalah.
3. Apa genre drama Teach You a Lesson?
Teach You a Lesson menggabungkan genre aksi, drama, sekolah, dan sosial. Kombinasi ini membuat ceritanya tidak hanya menegangkan, tetapi juga penuh pesan moral yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.
4. Apakah Teach You a Lesson diadaptasi dari webtoon?
Ya, Teach You a Lesson merupakan adaptasi dari webtoon populer yang memiliki banyak pembaca. Versi dramanya tetap mempertahankan inti cerita sambil menyesuaikan beberapa bagian agar lebih cocok untuk layar kaca.
5. Apa pesan moral utama dalam Teach You a Lesson?
Drama ini menekankan pentingnya tanggung jawab atas setiap tindakan. Selain itu, Teach You a Lesson juga mengajarkan keberanian untuk melawan ketidakadilan dan membela orang yang membutuhkan bantuan.
6. Mengapa Teach You a Lesson populer?
Beberapa alasan mengapa drama ini banyak dibicarakan:
- Mengangkat isu sosial yang dekat dengan kehidupan nyata.
- Memiliki alur cerita yang penuh konflik dan ketegangan.
- Menampilkan karakter yang kuat dan mudah diingat.
- Menyampaikan pesan moral yang relevan.
7. Apa konflik utama dalam Teach You a Lesson?
Konflik utama dalam drama ini berkaitan dengan perundungan, kekerasan, dan penyalahgunaan kekuasaan di sekolah. Tokoh utama berusaha menyelesaikan berbagai masalah tersebut dengan cara yang tegas dan terkadang kontroversial.
8. Siapa karakter paling menarik di Teach You a Lesson?
Banyak penonton menganggap karakter utama sebagai tokoh paling menarik karena keberanian dan prinsipnya yang kuat. Selain itu, beberapa karakter siswa juga memiliki perkembangan cerita yang membuat mereka mudah disukai.
9. Apakah Teach You a Lesson cocok untuk semua umur?
Tidak sepenuhnya. Drama ini mengandung tema perundungan, kekerasan, dan konflik sosial yang lebih cocok untuk remaja dan orang dewasa yang dapat memahami konteks ceritanya.
10. Apa yang membuat Teach You a Lesson berbeda dari drakor sekolah lainnya?
Berbeda dengan banyak drama sekolah yang fokus pada kisah cinta atau persahabatan, Teach You a Lesson lebih menyoroti masalah sosial dan pendidikan. Pendekatan ini membuat ceritanya terasa lebih serius dan realistis.
Penutup
Kontroversi Teach You a Lesson menunjukkan bahwa respons publik terhadap sebuah drama tidak hanya ditentukan oleh isi tayangannya, tetapi juga oleh reputasi karya asli yang diadaptasi. Dengan memahami latar belakang webtoon, berbagai kritik yang muncul, serta perubahan pada versi drama, Anda bisa melihat isu ini secara lebih objektif dan menyeluruh.
Sebelum memutuskan untuk menonton atau ikut berdiskusi, luangkan waktu untuk membandingkan versi webtoon dan adaptasi dramanya. Langkah sederhana ini dapat membantu Anda memahami konteks di balik setiap kontroversi dan menghindari kesimpulan yang hanya berdasarkan potongan informasi di media sosial.
Bagaimana menurut Anda, apakah perubahan yang dilakukan versi drama sudah cukup mengatasi kontroversi dari webtoon aslinya? Bagikan pendapat Anda di kolom komentar dan jangan lewatkan artikel kami lainnya seputar drama Korea terbaru, sinopsis, serta fakta menarik yang sedang menjadi perbincangan.



