Contoh Link LinkedIn yang Profesional + Cara Memilihnya

Ruminesia – Pernah nggak sih kamu bingung menentukan URL profil LinkedIn yang terlihat profesional? Kalau iya, melihat contoh link LinkedIn bisa menjadi referensi agar URL profilmu lebih rapi, mudah diingat, dan enak dibagikan.

Meski terlihat sepele, URL LinkedIn sering dicantumkan di CV, portofolio, email signature, hingga media sosial profesional. Karena itu, memilih format yang tepat juga bisa membantu membangun personal branding.

Di artikel ini, kamu akan menemukan berbagai contoh link LinkedIn, rekomendasi format yang profesional, serta tips memilih URL yang sesuai dengan kebutuhanmu.

Key Highlight

  • Gunakan contoh link LinkedIn sebagai referensi untuk membuat URL yang rapi dan profesional.
  • Prioritaskan nama asli, lalu tambahkan profesi jika nama yang diinginkan sudah digunakan.
  • Hindari angka acak, nickname, dan URL yang terlalu panjang agar mudah diingat.
  • Pastikan link LinkedIn konsisten dengan CV, portofolio, dan media profesional lainnya.
  • Pilih URL yang mendukung personal branding sekaligus tetap relevan untuk jangka panjang.
  • Sebelum menyimpan perubahan, cek kembali apakah URL sudah singkat, jelas, dan mudah dibagikan.

Kenapa Contoh Link LinkedIn Penting?

Melihat contoh link LinkedIn bisa membantumu memilih format URL yang profesional sekaligus mudah digunakan. URL yang rapi bukan hanya enak dilihat, tetapi juga mendukung personal branding dan memudahkan orang lain menemukan profilmu.

  1. Lebih Mudah Diingat: URL yang singkat dan jelas lebih mudah diingat daripada kombinasi nama dengan angka acak. Ini memudahkan orang mencarinya kembali tanpa harus menyalin link.
  2. Lebih Mudah Dibagikan: Link yang sederhana terlihat lebih rapi saat dicantumkan di CV, portofolio, email signature, atau kartu nama digital. Selain itu, orang juga lebih mudah mengetik ulang jika diperlukan.
  3. Terlihat Lebih Profesional: URL yang menggunakan nama asli atau profesi memberikan kesan bahwa profilmu dikelola dengan baik. Detail kecil seperti ini dapat meningkatkan kredibilitas di mata recruiter maupun calon klien.
  4. Mendukung Personal Branding: Menggunakan nama atau bidang keahlian pada URL membantu membangun identitas profesional yang konsisten di berbagai platform. Hal ini membuat profilmu lebih mudah dikenali.
  5. Memudahkan Recruiter Menemukan Profil: URL yang jelas membantu recruiter atau hiring manager memastikan mereka membuka profil LinkedIn yang tepat. Ini juga mengurangi risiko tertukar dengan pengguna lain yang memiliki nama serupa.

Struktur Link LinkedIn yang Benar

Secara umum, link profil LinkedIn terdiri dari beberapa bagian. Yang bisa kamu ubah hanyalah bagian custom URL, sedangkan bagian lainnya merupakan struktur bawaan dari LinkedIn.

https://www.linkedin.com/in/nama-lengkap

BagianContohFungsi
Domainlinkedin.comMenunjukkan bahwa URL berasal dari situs LinkedIn.
Public Profile/in/Penanda bahwa link tersebut mengarah ke profil publik pengguna.
Custom URLnama-lengkapBagian yang dapat kamu ubah sesuai nama atau profesi.

Sebagai contoh, pada URL berikut:

https://www.linkedin.com/in/athif-syahputra

  • Domainlinkedin.com
  • Public Profile/in/
  • Custom URLathif-syahputra

Saat mengedit URL, pastikan kamu hanya mengubah bagian custom URL. Jangan menghapus atau mengubah domain maupun /in/ Karena keduanya merupakan bagian tetap dari struktur link LinkedIn.

Contoh Link LinkedIn yang Baik vs Kurang Baik

Tidak semua URL LinkedIn memberikan kesan profesional. Secara umum, gunakan nama asli atau profesi yang relevan, lalu hindari angka acak maupun nama yang tidak mencerminkan identitas profesional.

BaikKurang BaikAlasan
linkedin.com/in/athif-syahputralinkedin.com/in/athif786423987Nama lengkap lebih mudah dikenali daripada angka acak.
linkedin.com/in/athif-seolinkedin.com/in/athifgaming123Profesi relevan lebih profesional dibanding nama yang tidak terkait pekerjaan.
linkedin.com/in/athif-contentwriterlinkedin.com/in/xxathifxxURL yang jelas lebih mudah diingat dan dibagikan daripada username yang membingungkan.

Saat menentukan URL, usahakan tetap singkat, mudah dibaca, dan mencerminkan identitas profesionalmu. Jika nama lengkap sudah digunakan, tambahkan profesi atau bidang keahlian sebagai alternatif yang tetap terlihat rapi.

Contoh Link LinkedIn yang Profesional

Contoh Link LinkedIn yang Profesional
link linkedin

Melihat contoh link LinkedIn bisa menjadi acuan untuk membuat URL profil yang lebih rapi, mudah diingat, dan terlihat profesional.

Meskipun URL bawaan LinkedIn tetap berfungsi, URL yang sudah disesuaikan akan memberikan kesan lebih baik saat dicantumkan di CV, portofolio, email signature, proposal bisnis, maupun media sosial.

Sederhananya, semakin mudah seseorang membaca dan mengingat URL profilmu, semakin mudah pula mereka menemukanmu kembali.

1. Cek Apakah Masih Menggunakan URL Bawaan

Langkah pertama adalah memastikan apakah profilmu masih memakai URL otomatis dari LinkedIn. Biasanya, URL bawaan memiliki kombinasi nama dan angka acak, misalnya:

  • linkedin.com/in/athif123456789

Format tersebut sebenarnya tidak salah, tetapi kurang rapi dan kurang mudah diingat. Karena itu, sebaiknya ubah menjadi URL yang lebih sederhana dan mencerminkan identitas profesionalmu.

2. Gunakan Nama Lengkap sebagai Prioritas

Pilihan terbaik adalah menggunakan nama asli atau nama lengkap jika masih tersedia.

Contohnya: linkedin.com/in/athif-syahputra

Format ini terlihat profesional, mudah dikenali, sekaligus memudahkan recruiter, klien, maupun calon rekan kerja mencari profilmu.

3. Tambahkan Profesi Jika Nama Sudah Digunakan

Tidak semua nama masih tersedia di LinkedIn. Jika demikian, tambahkan profesi atau bidang keahlian sebagai pembeda. Beberapa contoh link LinkedIn yang bisa digunakan:

  • linkedin.com/in/athif-marketing
  • linkedin.com/in/athif-digitalmarketing

Pastikan profesi yang dipilih memang sesuai dengan pekerjaan atau spesialisasi yang ingin kamu tonjolkan.

4. Tambahkan Lokasi Jika Memang Relevan

Dalam beberapa kondisi, menambahkan lokasi juga bisa menjadi solusi ketika nama yang diinginkan sudah digunakan.

Contohnya:

  • linkedin.com/in/athifjakarta

Namun, gunakan lokasi hanya jika memang relevan dengan pekerjaan, layanan, atau target pasar yang kamu tuju. Jika tidak memberikan nilai tambah, sebaiknya tetap gunakan format yang lebih sederhana.

5. Hindari Angka Acak dan Nama yang Sulit Dipahami

Saat membuat URL profil LinkedIn, ada beberapa hal yang sebaiknya dihindari agar tetap terlihat profesional.

  • Hindari angka acak yang tidak memiliki arti.
  • Jangan menggunakan terlalu banyak simbol atau karakter khusus.
  • Hindari nama panggilan yang kurang profesional.
  • Jangan memakai singkatan atau istilah yang membingungkan.

Semakin singkat, jelas, dan mudah dibaca URL yang digunakan, semakin mudah pula orang lain mengingatnya.

6. Pelajari Pola URL dari Profil Profesional

Menariknya, banyak tokoh profesional menggunakan format URL yang sangat sederhana.

Contohnya:

  • linkedin.com/in/billgates
  • linkedin.com/in/satyanadella

Kamu tidak perlu meniru nama mereka, tetapi bisa mengikuti pola yang sama, yaitu menggunakan nama asli atau kombinasi nama dan profesi secara ringkas. Pendekatan seperti ini membuat profil terlihat lebih kredibel sekaligus mudah dikenali.

7. Pilih Format yang Paling Direkomendasikan

Jika masih tersedia, urutan format yang paling disarankan adalah sebagai berikut:

  • linkedin.com/in/namalengkap
  • linkedin.com/in/namalengkap-profesi
  • linkedin.com/in/namalengkap-lokasi (jika memang relevan)

Urutan ini membantu menjaga URL tetap sederhana tanpa mengorbankan identitas profesionalmu.

Contoh Link LinkedIn Berdasarkan Profesi

Jika nama lengkapmu sudah digunakan orang lain, tambahkan profesi agar URL tetap terlihat profesional. Berikut beberapa contoh link LinkedIn berdasarkan profesi yang bisa dijadikan referensi.

  1. Fresh Graduate: Prioritaskan nama lengkap agar URL tetap relevan untuk jangka panjang. Jika sudah dipakai, gunakan variasi seperti linkedin.com/in/nama-lengkap-freshgraduate atau linkedin.com/in/nama-lengkap-engineer.
  2. Digital Marketing: Tambahkan bidang spesialisasi agar keahlianmu lebih mudah dikenali. Contohnya linkedin.com/in/athif-digitalmarketing, linkedin.com/in/athif-seo, atau linkedin.com/in/athif-contentmarketing.
  3. Software Engineer: Gunakan profesi atau spesialisasi teknis sebagai pembeda. Misalnya linkedin.com/in/andika-softwareengineer atau linkedin.com/in/andika-fullstack.
  4. UI/UX Designer: Pilih profesi yang paling sesuai dengan fokus pekerjaanmu. Contohnya linkedin.com/in/nama-uiuxdesigner, linkedin.com/in/nama-productdesigner, atau linkedin.com/in/nama-uxdesigner.
  5. Freelancer: Sesuaikan URL dengan layanan utama yang kamu tawarkan. Misalnya linkedin.com/in/nama-copywriter, linkedin.com/in/nama-webdesigner, atau linkedin.com/in/nama-freelancer.
  6. Pebisnis atau Entrepreneur: Gunakan identitas yang mendukung personal branding. Contohnya linkedin.com/in/nama-founder, linkedin.com/in/nama-entrepreneur, atau linkedin.com/in/nama-lengkap.

Contoh Link LinkedIn untuk Personal Branding

Jika ingin membangun personal branding, gunakan URL yang mencerminkan nama atau bidang keahlianmu. Berikut beberapa contoh link LinkedIn yang bisa dijadikan inspirasi.

  1. Nama Saja: Cocok jika ingin membangun personal brand yang fleksibel untuk jangka panjang. Contoh: linkedin.com/in/namalengkap
  2. Nama + SEO: Pilihan tepat bagi SEO Specialist atau SEO Consultant. Contoh: linkedin.com/in/namaseo
  3. Nama + Writer: Cocok untuk content writer, copywriter, atau ghostwriter. Contoh: linkedin.com/in/namawriter
  4. Nama + CPA: Bisa digunakan oleh Certified Public Accountant atau profesional di bidang akuntansi. Contoh: linkedin.com/in/namacpa
  5. Nama + HR: Membantu menunjukkan spesialisasi di bidang Human Resources. Contoh: linkedin.com/in/namahr
  6. Nama + Recruiter: Cocok untuk recruiter atau talent acquisition. Contoh: linkedin.com/in/namarecruiter
  7. Nama + Photographer: Pilihan yang relevan bagi fotografer profesional maupun freelancer. Contoh: linkedin.com/in/namaphotographer
  8. Nama + UX: Cocok untuk UX Designer, UX Researcher, atau UX Writer. Contoh: linkedin.com/in/namaux
  9. Nama + Product: Dapat digunakan oleh Product Manager atau Product Designer. Contoh: linkedin.com/in/namaproduct
  10. Nama + Consultant: Pilihan yang fleksibel untuk berbagai bidang konsultasi. Contoh: linkedin.com/in/namaconsultant

Gunakan profesi yang paling menggambarkan keahlian utama atau tujuan kariermu. Dengan begitu, URL LinkedIn akan lebih mudah dikenali sekaligus mendukung personal branding secara konsisten.

Contoh Link LinkedIn untuk Nama yang Sudah Dipakai

Nama yang kamu inginkan mungkin sudah digunakan oleh pengguna lain. Jika itu terjadi, jangan asal menambahkan angka acak. Gunakan variasi yang tetap terlihat profesional dan mudah diingat. Misalnya, jika nama kamu Andi Pratama, berikut beberapa alternatif yang bisa digunakan:

  1. Nama Lengkap dengan Tanda Hubung: linkedin.com/in/andi-pratama
  2. Nama + Kode Negara atau Lokasi: linkedin.com/in/andi-pratama-id
  3. Nama + Profesi: linkedin.com/in/andipratama-seo
  4. Nama + Bidang Keahlian: linkedin.com/in/andipratamawriter
  5. Nama + Industri: linkedin.com/in/andipratama-marketing

Jika semua variasi tersebut juga sudah digunakan, coba tambahkan spesialisasi, sertifikasi, atau bidang pekerjaan yang masih relevan dengan kariermu. Hindari menggunakan angka acak, nama panggilan, atau karakter yang membuat URL sulit dibaca.

Checklist Sebelum Menentukan Link LinkedIn

Sebelum menyimpan URL baru, pastikan link tersebut sudah memenuhi beberapa kriteria berikut. Checklist sederhana ini dapat membantu membuat profil LinkedIn lebih profesional dan mudah dikenali.

  • Mudah diingat, sehingga orang lain tidak kesulitan mencarinya kembali.
  • Menggunakan nama asli atau nama yang dikenal secara profesional.
  • Tidak terlalu panjang, agar URL tetap rapi dan mudah dibagikan.
  • Mudah diketik, tanpa angka acak atau karakter yang membingungkan.
  • Konsisten dengan nama di CV, sehingga recruiter tidak bingung saat mencocokkan profil.
  • Sama dengan portofolio atau website pribadi, jika memungkinkan, untuk memperkuat personal branding.
  • Menggunakan profesi yang relevan, apabila nama lengkap sudah digunakan orang lain.
  • Masih relevan untuk jangka panjang, sehingga tidak perlu sering mengganti URL saat karier berkembang.

Jika sebagian besar checklist di atas sudah terpenuhi, kemungkinan besar link LinkedIn yang kamu pilih sudah terlihat profesional dan siap digunakan di berbagai media.

Cara Memilih Link LinkedIn yang Benar

Memilih URL LinkedIn sebaiknya tidak dilakukan asal-asalan. Dengan mengikuti cara memilih link LinkedIn yang tepat, profilmu akan terlihat lebih profesional dan mudah dikenali.

  1. Prioritaskan Nama Asli: Gunakan nama lengkap atau nama yang biasa kamu pakai secara profesional. Cara ini membuat profil lebih mudah dikenali oleh recruiter maupun klien.
  2. Tambahkan Profesi Jika Diperlukan: Jika nama sudah digunakan orang lain, tambahkan profesi atau bidang keahlian sebagai pembeda. Misalnya, gunakan format seperti nama-seo atau nama-contentwriter.
  3. Buat URL Tetap Singkat: Pilih URL yang mudah dibaca, diingat, dan diketik. Hindari menambahkan kata yang tidak perlu agar tampil lebih rapi.
  4. Hindari Angka Acak dan Nickname: Jangan menggunakan tahun lahir, nomor acak, atau nama panggilan yang kurang profesional. Sebaiknya gunakan identitas yang memang ingin kamu bangun.
  5. Sesuaikan dengan Personal Branding: Pastikan URL LinkedIn selaras dengan profesi atau keahlian utamamu. Konsistensi seperti ini akan memperkuat citra profesional di berbagai platform.
  6. Gunakan URL yang Relevan untuk Jangka Panjang: Hindari memilih profesi yang mungkin segera berubah. Sebisa mungkin, gunakan format yang tetap relevan meski kariermu berkembang.
  7. Cek Sebelum Menyimpan Perubahan: Pastikan URL sudah benar, mudah dibaca, dan tidak mengandung typo. Setelah itu, perbarui link tersebut di CV, portofolio, dan media profesional lainnya.

Perbarui Link Linkedin di Semua Media Profesional

Setelah berhasil mengganti URL LinkedIn, pastikan kamu menggunakan link terbaru di semua media profesional agar tidak terjadi kebingungan.

  • CV
  • Portofolio
  • Email signature
  • Proposal
  • Kartu nama digital
  • Website pribadi
  • Profil bisnis
  • Media sosial profesional

Langkah sederhana ini sering kali terlewat, padahal dapat memastikan recruiter, klien, atau calon mitra bisnis selalu diarahkan ke profil LinkedIn yang benar. Dengan begitu, manfaat dari contoh link LinkedIn yang sudah kamu terapkan benar-benar terasa dalam aktivitas profesional sehari-hari.

Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Membuat Link LinkedIn

Saat membuat URL LinkedIn, banyak orang tanpa sadar menggunakan format yang kurang profesional. Agar profil lebih mudah dikenali dan terlihat kredibel, hindari beberapa kesalahan berikut.

  1. Menggunakan Angka Acak atau Tahun Lahir: Hindari menambahkan angka yang tidak memiliki arti, seperti tahun lahir atau nomor acak. Jika memungkinkan, gunakan nama atau profesi sebagai pembeda.
  2. Memakai Nama Panggilan (Nickname): Gunakan nama asli atau nama yang dikenal secara profesional. Nickname bisa membuat profil terlihat kurang serius, terutama saat melamar kerja.
  3. Menggunakan Underscore (_): Sebaiknya hindari penggunaan underscore karena URL menjadi kurang rapi dan lebih sulit dibaca. Gunakan tanda hubung (-) jika memang diperlukan.
  4. Menggunakan Terlalu Banyak Tanda Hubung (-): Satu atau dua tanda hubung masih wajar, tetapi terlalu banyak dapat membuat URL terlihat panjang dan kurang profesional.
  5. Membuat URL Terlalu Panjang: URL yang terlalu panjang lebih sulit diingat dan dibagikan. Usahakan tetap singkat tanpa menghilangkan identitas profesionalmu.
  6. Menggunakan Jabatan yang Sudah Tidak Relevan: Hindari menggunakan profesi atau jabatan yang sudah tidak sesuai dengan kariermu saat ini. Jika sudah beralih bidang, pertimbangkan untuk memperbarui URL agar tetap mencerminkan identitas profesional terbaru.

Lihat Juga:

Butuh Bantuan Mengoptimalkan Profil LinkedIn?

Jasa Optimasi Profil LinkedIn
jasa pembuatan dan optimasi profil linkedin

Profil LinkedIn yang lengkap belum tentu sudah efektif. Headline, About, Experience, Skills, hingga Featured perlu disusun secara strategis agar mampu menunjukkan pengalaman, keahlian, dan personal branding dengan lebih jelas.

Profil yang dioptimalkan dapat membantu meningkatkan peluang ditemukan rekruter, memperkuat kredibilitas, serta membuka kesempatan interview, pekerjaan, proyek, maupun kolaborasi.

Jasa Optimasi Profil LinkedIn

AIO Berdaya menyediakan layanan pembuatan dan optimasi profil LinkedIn untuk fresh graduate, profesional, career switcher, dan freelancer. Layanan mencakup:

  • Optimasi headline dan About.
  • Penyusunan Experience, Education, dan Skills.
  • Riset keyword sesuai posisi atau industri.
  • Penguatan personal branding.
  • Rekomendasi pengembangan profil.

LinkedIn yang disusun dengan baik bukan sekadar CV online, tetapi dapat menjadi aset untuk membangun jaringan dan mengembangkan karier.

Pertanyaan yang Sering Diajukan tentang Link LinkedIn

Masih ada beberapa hal yang sering membuat pengguna bingung saat mencari, menyalin, atau membagikan link LinkedIn. Berikut penjelasan yang lebih lengkap untuk setiap pertanyaan, tetapi tetap dibuat praktis dan mudah dipahami.

1. Apa itu link LinkedIn?

Link LinkedIn adalah alamat URL khusus yang mengarah langsung ke halaman profil LinkedIn kamu. Melalui tautan ini, recruiter, klien, atau rekan kerja bisa melihat pengalaman, pendidikan, keahlian, dan informasi profesional lain tanpa harus mencari nama kamu secara manual.

Setiap akun memiliki link profil yang berbeda. Contohnya, link tersebut dapat terlihat seperti linkedin.com/in/namakamu.

2. Bagaimana cara melihat link LinkedIn sendiri?

Kamu bisa melihat link LinkedIn melalui halaman profil, baik menggunakan aplikasi di HP maupun browser di komputer. Letak menu mungkin sedikit berbeda tergantung perangkat yang digunakan.

  • Buka aplikasi atau website LinkedIn dan login ke akun kamu.
  • Ketuk foto profil, lalu pilih Lihat Profil atau View Profile.
  • Di komputer, salin URL yang muncul pada bilah alamat browser.
  • Di HP, cari menu Bagikan Profil, Share Profile, atau Info Kontak.

Setelah disalin, link tersebut bisa langsung digunakan untuk CV, email, portofolio, atau aplikasi chat.

3. Bagaimana cara copy link LinkedIn?

Cara copy link LinkedIn tergantung pada perangkat yang kamu gunakan. Tujuannya tetap sama, yaitu menyimpan tautan profil ke clipboard agar bisa ditempel di tempat lain.

  • Buka halaman profil LinkedIn yang ingin disalin.
  • Di komputer, blok atau klik URL pada bilah alamat, lalu tekan Ctrl + C atau Command + C.
  • Di aplikasi HP, pilih Bagikan Profil lalu ketuk Salin Tautan.
  • Tempelkan link menggunakan Ctrl + V, Command + V, atau menu Tempel di HP.

Sebelum membagikannya, coba buka link tersebut untuk memastikan tautan mengarah ke profil yang benar.

4. Link LinkedIn berada di mana?

Link LinkedIn berada di halaman profil akun kamu. Di browser komputer, tautannya terlihat pada bilah alamat di bagian atas layar setelah kamu membuka profil.

Sementara itu, pada aplikasi HP, link biasanya dapat ditemukan melalui menu Bagikan Profil, Info Kontak, atau ikon tiga titik. Karena tampilan LinkedIn bisa berubah, nama menu mungkin sedikit berbeda pada setiap versi aplikasi.

5. Bagaimana cara membuat custom link LinkedIn?

Custom link LinkedIn adalah URL profil yang bagian akhirnya sudah kamu ubah menjadi lebih singkat dan mudah dikenali. Format ini terlihat lebih profesional dibandingkan dengan URL bawaan yang masih berisi banyak angka acak.

  • Buka profil LinkedIn melalui browser.
  • Pilih Edit public profile & URL.
  • Klik ikon edit pada bagian URL profil.
  • Ubah bagian akhirnya menggunakan nama lengkap atau kombinasi nama dan profesi.
  • Klik Save untuk menyimpan perubahan.

Sebagai contoh, kamu bisa menggunakan linkedin.com/in/namakamu atau linkedin.com/in/namakamu-seo jika nama utama sudah digunakan.

6. Bagaimana cara mencantumkan link LinkedIn di CV?

Letakkan link LinkedIn pada bagian kontak di bagian atas CV bersama email, nomor telepon, dan lokasi. Posisi ini memudahkan recruiter menemukannya saat membaca atau memindai CV.

Gunakan format yang singkat seperti linkedin.com/in/namakamu agar terlihat rapi. Untuk CV digital dalam format Word atau PDF, pastikan link dibuat aktif sehingga recruiter bisa membuka profil hanya dengan sekali klik.

7. Apakah link LinkedIn harus menggunakan custom URL?

Custom URL tidak wajib karena link bawaan LinkedIn tetap bisa digunakan. Namun, URL khusus lebih disarankan untuk kebutuhan profesional karena terlihat lebih rapi, mudah dibaca, dan gampang diingat.

Link seperti linkedin.com/in/namakamu juga lebih nyaman dicantumkan di CV dibandingkan URL panjang yang berisi angka acak. Selain itu, penggunaan nama yang konsisten dapat membantu memperkuat personal branding.

8. Bagaimana cara membagikan link LinkedIn ke orang lain?

Setelah menyalin link profil, kamu bisa membagikannya melalui WhatsApp, email, Telegram, pesan LinkedIn, atau media sosial. Pilih media yang sesuai dengan tujuan, misalnya email untuk lamaran kerja atau WhatsApp untuk komunikasi langsung.

  • Salin link dari halaman profil.
  • Buka aplikasi tempat link akan dikirim.
  • Tempelkan tautan ke dalam pesan.
  • Tambahkan konteks singkat agar penerima tahu tujuan link tersebut.
  • Periksa kembali link sebelum dikirim.

Pastikan pengaturan profil publik kamu memungkinkan orang lain melihat informasi yang ingin ditampilkan.

9. Apa perbedaan link LinkedIn dengan username?

Link LinkedIn adalah alamat lengkap yang digunakan untuk membuka profil. Sementara itu, username adalah bagian unik yang terletak di akhir alamat tersebut.

Sebagai contoh, pada linkedin.com/in/namakamu, seluruh alamat tersebut merupakan link LinkedIn, sedangkan namakamu adalah username. Saat mengubah custom URL, bagian username inilah yang sebenarnya kamu edit.

10. Bagaimana cara mengubah link LinkedIn yang lama?

Kamu bisa mengganti link lama melalui pengaturan profil publik LinkedIn. Perubahan ini biasanya dilakukan ketika ingin menghapus angka acak, menyesuaikan nama profesional, atau memperbarui personal branding.

  • Buka halaman profil melalui browser.
  • Pilih Edit public profile & URL.
  • Klik ikon edit pada bagian URL.
  • Masukkan username baru yang masih tersedia.
  • Simpan perubahan.

Setelah URL berubah, jangan lupa mengganti link lama pada CV, portofolio, email signature, website pribadi, dan profil profesional lainnya. Link lama mungkin tidak lagi mengarah ke profil kamu setelah perubahan dilakukan.

Penutup

Membuat URL LinkedIn mungkin terdengar seperti detail kecil, tetapi justru detail seperti inilah yang sering membentuk kesan pertama. Dengan melihat berbagai contoh link LinkedIn, kamu bisa memilih format yang lebih rapi, mudah diingat, dan sesuai dengan identitas profesional yang ingin ditampilkan.

Kalau dipikir-pikir, personal branding bukan hanya soal pengalaman kerja atau pencapaian yang ditulis di profil. Hal-hal sederhana, termasuk URL LinkedIn, juga menunjukkan bahwa kamu memperhatikan profesionalisme hingga ke detail kecil. Itulah yang sering membuat profil terasa lebih meyakinkan.

Kalau kamu punya format URL LinkedIn yang berbeda atau punya tips lain yang belum dibahas, jangan ragu untuk berbagi di kolom komentar. Siapa tahu pengalamanmu bisa membantu pembaca lain menemukan format link LinkedIn yang paling tepat.

Bagikan Artikel Ini

Athif Amirudin Muhtadi

Athif Amirudin Muhtadi

Berpengalaman lebih dari 5 tahun sebagai WordPress Developer dan SEO Specialist, saya menulis berbagai macam topik seperti teknologi, ekonomi, traveling, film dan review.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *