Alice in Borderland Anime, Manga dan Live Action – Review

Genre psychological saat ini mulai banyak digandrungi oleh para penonton. Banyak judul film yang bagus seperti a quiet place, escape room dan lain-lain. Pada artikel ini akan membahas review alice in borderland anime.

Sekilas tentang Alice in Borderland

Review Alice in Borderland Anime, Manga dan Live Action

Alice in Borderland (Imawa no Kuni no Alice) merupakan cerita dari manga dengan judul yang sama. Manga ini di tulis dan di ilustrasikan oleh Haro Aso.

Selain manga alice in borderland sudah mendapatkan adaptasi anime (OVA) dan live action.

Serial manga Alice in Borderland mulai rilis serialisasi pada tahun 2010. Untuk Alice in Borderland anime sendiri memiliki 3 episode, berbentuk OVA tayang pertama kali 15 Oktober 2014.

Live action dari Imawa no Kuni no Alice telah tayang di Netflix dan menjadi serial originalnya. Ditayangkan pertama kali 10 Desember 2020.

Untuk manganya sendiri terdapat 2 sequel yaitu Alice in Borderland Retry dan Alice On Border Road.

Untuk komiknya sendiri di Indonesia dikeluarkan oleh Elexmedia Computindo. Saya sendiri telah mempunyai serial lengkapnya dan membacanya sampai tamat.

Alice in Borderland Anime Sinopsis

Alice in Borderland Anime OVA Poster

Sinopsis dari alice in borderland anime sama seperti manga dan live actionya. Menceritakan Ryohei Arisu dan temannya yaitu Chota dan Karube menjalani game survival.

Berawal dari ketiga sahabat ini melihat cahaya yang sangat terang. Kemudian mereka bertiga berpindah ke Tokyo. Setelah kejadian itu mereka menemukan tidak ada seorang pun yang berada disana.

Di borderland setiap orang memiliki masa berlaku untuk hidup. Dan ketika masa hidup tersebut habis, maka setiap orang akan dieksekusi dengan adanya sinar laser yang ditembakan dari atas.

Untuk memperpanjang masa hidup, seseorang harus menyelesaikan game bertahan hidup yang sudah sedemikian rupa dirancang. Dengan ada masa hidup ini membuat orang terpaksa mengikuti permaianan kematian.

Gamenya sendiri memiliki tingkat kesulitan dan jenis permainan sendiri yang digambarkan dengan kartu remi. Semakin kecil angka yang ditunjukan oleh kartu, maka permainannya semakin mudah.

Masa hidup yang diperpanjang juga tergantung dengan angka kartu yang didapat misalkan 7 sekop, maka akan memperpanjang masa hidup selama 7 hari.

Setiap pemain tidak bisa memilih mengikuti jenis permainan apa dan tingkat permainan yang paling mudah. Karena game akan dimulai dan diberitahukan kesulitannya ketika persyaratan jumlah pemain dan lainnya terpenuhi.

Jenis permainan sendiri berbeda-beda tergantung dengan jenis kartu seperti keriting, sekop, wajik dan hati. Berikut penjelesan masing-masing jenis kartu, antaralain:

Keriting

Untuk permainan berjenis keriting bisa dibilang paling mudah dibandingkan dengan jenis lainnya.

Biasanya untuk menyelesaikan permainan ini harus dilakukan dengan cara bekerjasama. Permainannya sendiri baik dari fisik atau pun logika seimbang.

Sekop

Permainan sekop mengharuskan pemain memiliki stamina dan kemampuan fisik yang bagus. Karena permainannya merupakan game fisik seperti berlari dari pria bersenjata, saling berburu dan lain-lain.

Wajik

Untuk game dengan lambang wajik pemain harus melakukan permainan logika. Seperti menyusun strategi untuk mengalahkan pemain lain atau menaklukan gamenya.

Hati

Merupakan game yang tersulit pada Alice in Borderland. Karena permainan dengan kartu hari biasanya memiliki game yang mempermainkan psikologis seseorang.

Contohnya, adalah permainan petak umpet yang dilakukan oleh Arisu dan teman-temannya. Dan hanya satu orang yang dapat selamat pada permaianan tersebut.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Anime Genre Sport Terbaik

Perbedaan Alice in Borderland Live Action dan Manga (Spoiler Alert)

Banyak perbedaan antara cerita antara alice in borderland anime, manga dan live action. Seperti pada saat pertama kali arisu pergi ke Borderland.

Untuk live actionnya tempat kejadian berada di Shibuya, mereka mengacau kota dan bersembunyi di kamar mandi. Akhirnya mereka berpindah ke daerah Tokyo yang sudah dikosongkan.

Sedangkan, untuk manganya sendiri sebelum pergi ke borderland arisu, chota dan kurobe bersama-sama melihat kembang Api dan kemudian mereka masuk ke dalam game survival tersebut.

Saya sendiri lebih menyukai cerita versi manga, karena saya mengikuti manganya terlebih dahulu dan penggambaran karakternya satu persatu lebih dalam.

Dan alasan lainnya adalah karena adanya adegan dan cerita yang dihilangkan dan beberapa game berubah.

Seperti saat permainan pertama Arisu dan kawan-kawan untuk netflix gamenya berupa pilih pintu yang benar. Sedangkan, untuk manga gamenya merupakan “tes keberuntungan” dengan ditembak panah api.

Walau pun begitu ada beberapa scene yang dirubah di live action yang membuat lebih mendebarkan. Seperti pada saat permainan Petak Umpet Serigala dan Domba.

Permainan petak umpet ini, hanya membolehkan satu orang dari yang mengikuti game untuk hidup. Jadi pada gamenya terdapat satu orang menjadi serigala dan sisanya menjadi domba.

Petak umpet inidilakukan dalam waktu 10 menit dan pada akhir waktu siapa saja yang menjadi serigala akan tetap hidup. Sedangkan, untuk yang menjadi domba akan diledakan kepalanya pada sat waktu habis.

Pada akhir cerita di manga, Arisu tidak menemukan siapa pun ketika melakukan permainan petak umpet. Sedangkan pada live action Arisu menemukan Karube saat kepalanya meledak.

Perbedaan lainnya dari live action dan manga adalah penggunaan Handphone. Pada live action semua instruksi permainan ada di Handphone, sedangkan di manga tidak ada penggunanaan Handphone.

Untuk penggambaran karakter sendiri berbeda Arisu pada live action digambarkan jago bermain game. Sedangkan, penggambaran Arisu di manga sebagai seorang yang teliti dan cekatan.

Saya sendiri belum melihat live actionnya secara full. Terakhir saya melihat saat Arisu telah menyelesaikan game petak umpet dan bertemu Usagi, jadi saya belum tahu apa lagi kelanjutan dari live actionnya.

Terakhir, untuk Alice in Borderland Anime, saya sendiri pernah menonton hanya episode 1 saja. Karena terlalu banyak cerita yang tidak tersampaikan dari OVA nya sendiri.

Nonton Alice in Borderland Netflix Sub Indo

Imawa no Kuni No Alice - Alice in Borderland Live Action Netflix Season 2

Kamu bisa menonton Imawa no Kuni no Alice Netflix (live action) bisa ditonton melalui aplikasi Video on Demand Netflix.

Saat ini telah menayangkan Alice in Borderland: season 1 telah menayangkan 8 episode. Untuk adaptasi live action alice in borderland mulai dari volume 1 sampai 5.

Kapan Alice in Borderland Live Action Season 2 Rilis?

Dikutip dari sosial media netflix Indonesia, menyatakan bahwa proses syuting untuk season kedua telah rampung. Dan direncanakan akan tayang pada awal desember 2022.

Nonton Alice in Borderland Anime (OVA) dimana?

Penayangan pertama Alice in Borderland Anime ada pada bulan Oktober 2014. Saat ini saya belum mengetahui dimana tempat menonton OVA dari Alice in Borderland di aplikasi atau situs legal.

Baca Juga: Daftar Aplikasi dan Situs Nonton Anime Sub Indo Legal!

Siapa Master Game Alice in Borderland? (Spoiler)

Alice in Borderlang Manga in Weekly Shonen Sunday

Pada manganya, diakhir cerita akan terkuak bahwa setiap pemain bisa menjadi seorang master game di dunia Alice in Borderland.

Dan untuk mendapatkan hak tersebut seorang player harus bisa menyelesaikan semua permainan dan mengumpulkan keseluruhan dari kartu remi yang ada di borderland.

Bagaimana Akhir dari Alice in Borderland berdasarkan Manga? (Spoiler)

Sebelum membaca sampai habis apabila kamu tidak ingin mengetahui akhir dari cerita Alice in Borderland. Berhenti membaca sampai paragraf ini.

Akhir dari cerita dari Alice in Borderland, pada manganya adalah ketika semua kartu remi yang ada di Borderland terkumpul. Dan game terakhir yang dimenangkan oleh Arisu adalah Queen Hati.

Ketika semua kartu terkumpul semua pemain akan diminta untuk memilih antara menjadi seorang game master atau kembali seperti kehidupan sebelumnya.

Pada akhirnya, kita mengetahui bahwa borderland merupakan jembatan antara kehidupan dan surga.

Jadi, ternyata cahaya yang dilihat oleh Arisu, Karube, Chota dan Usagi merupakan meteor. Dan yang bermain dalam game borderland adalah manusia yang mengalami koma setelah kejadian tersebut.

Nah, itulah artikel tentang Alice in Borderland Anime, Manga dan Live Action. Apakah kamu sudah menonton atau membaca manganya? Bagaimana tanggapan kamu? Tuliskan di kolom komentar.

Referensi:

  1. Artikel dan Gambar: Alice in Borderland Wiki Fandom
  2. Isi Artikel: Anime Netswork Enclycopedia

Athif Amirudin Muhtadi
Athif Amirudin Muhtadi

Personal Blogger di ruminesia.id - Memiliki background pendidikan Ekonomi Syariah. Dengan pengalaman kerja sebagai Freelance Content Writer, Wordpress Developer dan SEO Specialist.

Articles: 156

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *