Taman Tebet Eco Park Review : Cocok Untuk Rekreasi Keluarga

Hari libur saatnya mengajak anak untuk pergi ke tempat wisata. Salah satu rekomendasi tempat yang bisa kamu kunjungi adalah taman tebet eco park.

Artikel ini akan membahas terkait tebet eco park seperti jam buka, tiket masuk dan lain-lain.

Sekilas Tentang Taman Tebet Eco Park

Suasana Asri Taman Tebet Eco Park

Taman Tebet eco park atau dikenal dengan taman tebet baru adalah salah satu taman yang dikelola oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Taman ini menjadi salah satu area ruang terbuka hijau yang berada di Jakarta. Lokasinya berada di Jl. Tebet Barat Raya, Tebet Bara, Tebet, Kota Jakarta Selatan.

Untuk tamannya sendiri memiliki luas 2,5 hektar. Tebet Eco Park menjadi salah satu pilihan tempat wisata bagi warga Jakarta.

Bulan Juni 2022, Tebet Eco Park ditutup untuk dilakukan perbaikan dan maintenance. Dan direncanakan buka kembali awal Bulan Juli 2022.

Untuk sosial media dari taman ini sendiri ada instagramnya, yaitu dengan username @tebetecopark. Tebet Eco Park Instagram menjelaskan tentang kabar terbaru terkait taman ini.

Terdapat 8 zona yang ada di Taman ini, antara lain:

Gambar Peta atau Denah Taman Tebet Eco Park
  1. Plaza
  2. Infinity Link Bridge
  3. Wetland Boardwalk
  4. Community Garden
  5. Forest Buffer
  6. Children Playground
  7. Thematic Garden
  8. dan Community Lawn

Taman Tebet Eco Park Buka Jam Berapa?

Jam buka dari Taman Tebet Eco Park, mulai dari pukul 06.00 sampai 20.00. Tebet Eco Park tidak pernah tutup walau pun ada tanggal merah, kecuali ada pengerjaan perbaikan dan maintenance.

Harga Tiket Masuk Taman Tebet Eco Park

Sebenarnya untuk tiket masuk Tebet Eco Park ini tidak ada alias gratis. Jadi, kamu tidak perlu reservasi atau membeli tiket apa pun.

Saya sendiri membaca di internet ada wacana bahwa untuk masuk ke taman ini diharuskan membayar. Dan, banyak warganet juga yang mendukung hal tersebut.

Menurut pandangan pribadi saya sendiri, menjadi sesuatu yang bagus apabila untuk masuk ke Tebet Eco Park dikenakan tarif.

Karena saya sendiri melihat langsung bagaimana masyarakat kita masih belum bisa bertanggung jawab untuk menjaga fasilitas kota.

Seperti sampah yang masih berserakan dan juga di zona main anak. Banyak anak-anak seoperti umur SMP yang memainkan permainan untuk anak di bawah 5 tahun (trampolin).

Sampah di Tempat Bermain Pasir Taman Tebet Eco Park
Sampah di Tempat Bermain Pasir

Gambar diatas adalah salah satu contoh, itu adalah sampah yang saya dan istri kumpulkan di salah satu permainan pasir Tebet Eco Park. Masih ada permainan pasir lagi disana dengan kondisi sampah yang banyak juga.

Cara Masuk Tebet Eco Park

Masuk ke Tebet Eco Park kamu hanya perlu menscan peduli lindungi pada saat memasuki area taman.

Namun, biasanya apabila masih sepi terkadang tidak diminta untuk melakukan scan peduli lindungi.

Scan peduli lindungi sendiri hanya perlu satu orang anggota keluarga yang melakukannya.

Kemudian untuk masuk ke dalam kawasan Tebet Eco Park diwajibkan untuk memakai masker. Walau pun di dalam diperbolehkan untuk membukannya.

Cara Menuju Taman Tebet Eco Park

Suasana Taman Tebet Eco Park

Untuk menuju Tebet Eco Park kamu bisa berkendara menggunakan mobil atau motor. Akan tetapi tempat parkir yang disediakan tidak tersedia banyak.

Apalagi hari week end seperti sabtu dan minggu, kamu akan kesulitan untuk bisa menemukan tempat parkir.

Kamu juga lebih baik tidak memarkirkan kendaraan di pinggir jalan samping Tebet Eco Park.

Karena pada beberapa berita dijelaskan motor akan diangkut oleh Dinas Perhubungan DKI Jakarta.

Alternatif untuk pergi ke Tebet Eco Park adalah naik transportasi umum. Ada beberapa opsi yang bisa kamu lakukan untuk menjangkau taman ini, antara lain.

  1. Stasiun Tebet

Kamu bisa naik KRL dan turun di Stasiun Tebet, terus melanjutkan dengan menaiki angkot JAK-18 (jurusan Stasiun Kalibata – Kuningan).

Untuk ke Tebet Eco Park di beberapa pemberhentian yang dekat, antara lain:

  • Jalan Tebet Timur III
  • Taman Hutan Tebet
  • Simpang Tebet Barat

Apabila ingin berjalan kamu harus menempuh jarak kurang lebih 1,5 KM untuk sampai ke Tebet Eco Park.

  1. Stasiun Cawang

Kamu bisa berhenti dari Stasiun Cawang, kemudian berjalankan kaki ke Tebet Eco Park. Kurang lebih jarak antara stasiun dan taman adalah 1 KM (berdasarkan Google Maps).

Selain berjalan kaki kamu bisa menaiki Angkot atau Mikrotrans JAK-18 saat keluar Stasiun Cawang.

Selain itu kamu bisa naik Mikrotrans JAK-43 dan turun di pemberhentian Tebet Eco Park Selatan dan Tebet Eco Park Selatan 1.

  1. Naik Transjakarta

Apabila kamu menaiki Bus Transjakarta, maka bisa turun di Halte Tebet BUMD. Namun, kamu perlu berjalan kaki dengan jarak kurang lebih 300 M dari halte.

Baca Juga: Review Bakso Malang Legendaris di Jakarta – Bakso Bakwan Malang Cak Su Kumis

Fasilitas Taman Tebet Eco Park

Ada beberapa fasilitas yang disediakan oleh taman ini salah satunya adalah 8 zona yang telah dituliskan sebelumnya. Beberapa fasilitas lain yang bisa digunakan adalah:

  1. Terdapat alat fitness outdoor
  2. Banyak pilihan mainan anak di Children Playground
  3. Tempat duduk di beberapa tempat
  4. Tempat sampah menyebar, walau pun menurut saya kurang banyak
  5. Ada keran di dekat permainan anak
  6. Kamar mandi dan wastafel untuk mencuci tangan
  7. Ramah untuk kursi roda

Peraturan Taman Tebet Eco Park

Peraturan Taman Tebet Eco Park

Ada beberapa peraturan yang perlu kamu perhatikan di Tebet Eco Park ini, yaitu:

  1. Membuang sampah pada tempatnya
  2. Berlindung di shelter saat hujan
  3. Menuntun sepeda didalam area taman
  4. Menuju titik kumpul saat keadaan darurat
  5. Mewaspadai ranting jatuh
  6. Menjaga dan merawat fasilitas dan taman
  7. Menggunakan masker dan menjaga jarak

Dan beberapa hal yang tidak boleh dilakukan seperti:

  1. Melakukan tindakan asusila
  2. Memberi makan ikan sembarangan
  3. Melompat dari Infinity Link Bridge
  4. Berteduh dibawah pohon
  5. Meminum minuman beralkohol
  6. Merokok di area taman
  7. Membawa hewan peliharaan
  8. Berenang di sungai
  9. Melakukan Vandalisme

Apakah Bisa Bikin Acara Komunitas di Taman Tebet Eco Park?

Saya sendiri tidak tahu detail terkait hal ini. Namun, pernah pada saat saya kesana ada Ibu-ibu yang sedang melakukan pengajian di Plaza Tebet Eco Park.

Tidak ada pelarangan dari satpam yang melintas, tetapi saya sendiri tidak mengetahui apakah ibu-ibu tersebut telah izin atau belum.

Review Taman Tebet Eco Park

Saya sendiri sudah 3 kali mengajak anak dan istri untuk pergi ke Tebet Eco Park. Dua hari weekend dan satu hari week day.

Athif dan Qiana bermain di Taman Tebet Eco Park Jakarta Selatan

Pada saat weekend kondisi Tebet Eco Park sangat penuh, bahkan zona bermain anak pun begitu. Dan anak saya pun tidak terlalu banyak bermain.

Apabila tidak ada waktu saat week day lebih baik untuk pergi ke taman ini lebih pagi. Sekitar jam 7 pagi, suasananya masih tidak terlalu ramai.

Namun, menjelang siang jam 9 – 10, pengunjung Tebet Eco Park mulai ramai kembali. Biasanya pada saat jam tersebut saya pulang ke rumah.

Untuk tempat parkir hanya tersedia sedikit sekali, baik untuk motor atau untuk mobil. Terakhir kali ke Tebet Eco Park parkir tidak berbayar.

Saya pernah parkir di Rusun samping Tebet Eco Park karena sudah tidak kebagian parkir. Untuk biaya parkirnya sendiri adalah lima ribu rupiah.

Kepuasan untuk parkir di Tebet Eco Park ini sangat kurang karena parkirnya tidak di kelola oleh profesional. Saya mengalami pengalaman yang kurang mengenakan saat parkir di Rusun.

Sebelumnya Saya sudah membayar parkir kepada orang yang membantu mengeluarkan motor. Tepat di gerbang keluar ada seorang bapak memberhentikan.

Lalu saya bilang, “Pak saya sudah bayar parkirnya.” Ketika hendak menjalankan motor, saya diberhentikan kembali dengan di pegang jok motor saya.

Dan bapaknya mengatakan “sama siapa lo bayar?,” dengan nada yang tidak enak di dengar.

Belum sempat saya menjelaskan, abang yang menerima uang parkir berteriak bahwa saya sudah membayar. Bapaknya jelas tidak meminta maaf, hanya mengatakan “Ya udah sono.”

Pengalaman yang tidak mengenakan, saya sendiri sangat menyayangkan dengan parkir yang dikelola warga ini karena tidak terkoordinasi dengan baik.

Saya sendiri sebenarnya senang, karena lahan parkirnya bisa menjadi masukan tambahan bagi warga sekitar. Tetapi cara mengatur parkirnya harus ditingkatkan kembali.

Untuk kamar mandi di taman ini ada 2 tempat. Saya sendiri pernah memakainya dan pada saat itu lantainya penuh dengan tanah karena hari sebelumnya hujan besar.

Air yang di toiletnya sendiri keluar dengan normal. Namun, di dalam toilet tercium pesing. Serta untuk cuci tangan sabunnya sudah habis.

Secara keseluruhan, Taman Tebet Eco Park enak untuk berolah raga serta menjadi tempat rekreasi yang menyenangkan bagi anak saya sendiri.

Rekomendasi untuk kamu dan keluarga berekreasi tanpa harus membayar sepeser pun.

Namun, tetap bagi kamu yang ingin mengajak keluarga bermain disini selalu bertanggung jawab dan membuang sampah pada tempatnya.

Penutup

Taman Tebet Eco Park merupakan salah satu ruang terbuka hijau yang di sediakan oleh pemerintah. Sudah sewajarnya kita sebagai masyarakat yang mengunjungi untuk menjaga taman tersebut.

Bagaimana tanggapan kamu dan pengalaman kamu main di Tebet Eco Park? Tuliskan komentar kamu dikolom komentar yah. Sampai jumpa.

Referensi:

Athif Amirudin Muhtadi
Athif Amirudin Muhtadi

Personal Blogger di ruminesia.id - Memiliki background pendidikan Ekonomi Syariah. Dengan pengalaman kerja sebagai Freelance Content Writer, Wordpress Developer dan SEO Specialist.

Articles: 156

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *